Showing posts with label Listrik. Show all posts
Showing posts with label Listrik. Show all posts

Monday, March 24, 2014

Cara Menyambung Kabel Listrik Rumah..

Terkadang agak susah kalau kita akan menyambungkan kabel yang putus, gampang-gampang susah sih dalam pelaksanaanya. kalo memang bisa diganti sebaiknya langsung di ganti tidak usah di sambung agar lebih aman dan mencegah panas, tapi ini sekedar saran seandainya kita akan menyambungkan kabel listrik yang putus.


1. Persiapan Alat Bantu.
Sebelum dilakukan penyabungan persiapkan bahan-bahan yang akan di butuhkan seperti gunting, isolasi, solder, klem kabel dan peralatan lainya. Pastikan kita mengetahui jalur kabel baik phasa maupun netral (wiring diagram).



Cara Mengetahui Fuse/Sekring putus..



Wah untuk judul yang satu ini mungkin sebagian orang sudah banyak yang tahu  :)
tapi boleh dong saya lebih perinci lagi  berdasarkan pengalaman saya, untuk mengetahui fuse/sekring putus dengan cara:

1. Melihat Phisik.
untuk metode ini dapat dikatakan masih ada kelemahnya dikarenakan kita hanya memastikan secara tampilan saja,Seperti fuse kaca/ulir  kita dapat melihat fisiknya,  apabila terlihat hitam atau benang yang terhubung putus maka  dapat dipastikan fuse atau Sikring tersbut putus.  Untuk Sikring rumah apa bila sudah berubah warna untuk tampilan Arus/ Ampernya maka dapat dipastikan bahwa sekering tersebut putus.

Thursday, August 1, 2013

Tips memasang Lampu Bohlam..

Untuk pekerjaan yang satu ini, memang tidak memerlukan keahlian khusus. Permasalannya adalah di perlukan suatu kehati-hatian terutama yang berhubungan dengan listrik.
Mengganti lampu Bohlam pasti pernah dilakukan apa lagi bagi rumah atau bangunan yang masih menggunakan lampu pijar. Lampu ini rawan putus atau cepat mati di bandingkan dengan lampu halogen atau yang berbahan gas. Sekedar berbagi aja gimana tips untuk mengganti lampu bohlam.

1. Tersedianya Peralatan Pendukung. 
Pastikan peralatan yang di gunakan tersedia, biasanya kalo kita menggati lampu bohlam terletak pada posisi lampu yang cukup tinggi. Gunakan tangga atau alat bantu lainya. kalo memungkin sediakan juga “tes pen” (alat uji untuk mengetahui apakah listrik bertegangan atau tidak).

2 . Kondisi Lampu Pengganti bekerja dengan baik.
Periksa apakah lampu bohlam pengganti dalam kondisi baik, tidak rusak atau cacat sehingga dapat di pastikan lampu bekerja. Pastikan juga bahwa jenis lampu pengganti sesuai dengan lampu sebelumnya. Bahwa ini untuk memastikan  lampu ini dapat terpasang.

3. Bekerja dalam kondisi listrik Mati.
Matikan listrik yang mengalir ke lampu. Biasakan bekerja dalam kondirsi lampu tidak bertegangan sehingga kita bisa bekerja dengan aman. Kalo memang di perlukan matikan MCB utama.

4. Kondisi tangan tidak basah.
Pastikan kondisi tangan tidak basah, gunakan alat bantu untuk  memegang bohlam lampu agar mencegah terjadinya kontak langsung.

5. Lakukan pengecekan Soket Lampu.
Sebelum lampu di pasang pastikan bahwa soket lampu dalam keadaan baik (Ulir tidak karat dan lidah soket dalam kondisi baik). Biasanya bohlam lampu tidak menyala salah satu sebabnya dikarenakan hubungan antara lidah soket dan body soket tidak terhubung dengan ulir  bohlam lampu. Untuk perbaikannya dapat menggunakan “tes pen” untuk  membuat jarak lidah soket lampu lebih merenggang sehigga dapat terhubung dengan  lampu.

Setelah lampu yang mati atau rusak di copot coba periksa kelistrikan soket lampu dengan menggunakan “test pen” sebelumnya nyalakan kembali saklar  lampu tersebut, kalo kita menghubungkan ulir soket lampu dengan “tes pen”, lampu dalam tespen akan menyala. sedangkan lidah soket apa bila kita akan hubungkan dengan “tes pen”, lampu tes pen tidak akan menyala. Begitu juga sebaliknya hal ini tergantung  peasangan awal soket lampu. Apa bila ulir maupun lisah soket tidak menyala pastikan hubungan kabel dari saklar ke soket lampu baik. Begitu pula periksa juga saklar yang di gunakan dalam kondisi baik.
Apa bila semua dalam kondisi baik baru matikan saklar lampu dan pasang bohlam lampu pengganti.
Demikian tips ini di buat Semoga membantu.. :)

TELITI DULU SEBELUM MEMBELI…

Ternyata tidak semua sesuatu yang sifatnya mahal akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pembelinya.. pengalaman saya untuk membeli MCB di sebuah Toko Bangunan besar tidak menjamin kebenaran barang tersebut (sesuai display) walau pun tempat kita membeli adalah sebuah toko yang boleh kita katakan skala nasional.. rencananya saya akan membeli MCB By pass untuk stabilizer dengan nominal 40 A… begitu saya membeli barang yang nilainya sesuai petunjuk 40A (sesuai yang tertulis) saya langsung membeli dan memasangnya di peralatan stabilizer saya.. apa yang terjadi ternyata di malam harinya MCB tersebut turun dan analisa mengarah kepada mcb yang kelebihan beban… (kalo berdasarkan hitung-hitungan sih harusnya MCB tersebut  cukup… :)
ternyata begitu MCBnya diganti dengan nilai yang lebih besar permasalahan itu teratasi dan kami menyimpulkan bahswa MCB yang baru saja di beli mempunyai nilai yang kecil dan tidak sesuai dengan apa yang tertulis di display..
so hati2 dalam membeli jangan terlalu percaya kepada label yang terpasang.. pastikan bahwa barang yang kita beli sesuai dengan kebutuhan….  mungkin untuk membeli sebuah peralatan mungkin hal-hal yang perlu diperhatikan adalah..

1. Pastikan kita tahu barang apa yang akan kita beli
2. Perhatikan barang yang kita beli apakah sudah  sesuai dengan spek atau keinginkan kita
3. Jangan malu bertanya kepada siapapun yang mempunyai pengetahuan atas barang yang kita beli.
4. Belilah barang yang sudah mempunyai label standard nasional maupun international..
5. Pasikan barang yang kita beli mempunyai kartu garansi yang dapat kita pergunakan..

so teliti dulu sebelum membeli…

Semoga bermanfaat :)